Headlines News :

Kegiatan Judi Togel Kian Meresahkan, Polres Minsel Diminta Tangkap Bandar Besar

Komentar.co.id Amurang - Maraknya  judi togel,sangat menantang kinerja apararat kepolisian dengan menindak tegas, judi togel, bandar besar. Sebab dari beberapa kasus penangkapan dari aparat kepolisian para pengedar judi togel, bukan saja berkurang malah semakin marak di kabupaten Minahasa Selatan.

Dan hal ini menjadi tanda tanya besar sejauh mana kinerja aparat kepolisian dalam mengungkap peredaran judi togel. Karena judi togel sudah merusak martabat anak bangsa,bukan saja orang tua namun anak-anak juga sudah kecanduan dengan uang “Harapan” ini. Sehingga aparat kepolisian di tuntut untuk membarantas judi togel sampai ke akar-akarnya.

“Tentunya ini menjadi perhatian serius bagi pihak Polres Minsel. Apalagi beredar kabar telah bermunculan bandar-bandar baru, yang dengan berbagai cara, bersaing demi mencari keuntungan,” ujar Rommy Pantow tokoh pemuda sekaligus aktivis LSM LMI Minsel.  

Di tambahkan meski kadang kali  di lakukan penangkapan terhadap oknum pengedar judi toto gelap, namun tak membuat peredaran judi ini lesu, sebab judi togel justru terus beroperasi mulus seperti tidak terganggu dengan penangkapan yang di lakukan kepolisian.

“Tentu kita berharap penuh ada ketegasan dari pihak kepolisian dalam hal ini Polda Sulawesi Utara dan juga Polres Minahasa Selatan,” tegasnya.
Sementara itu Kapolres Minahasa Selatan AKBP Winardi Prabowo mengatakan akan berusaha memberantas judi togel namun perlu bukti-bukti. Dan meminta kerjasama dengan masyarakat untuk melaporkan kepada aparat kepolisian para pelaku pengedar judi togel ini.
Kapolres juga membantah jika tak pernah menangkap bandar sebab selama bertugas di Polres Minsel sudah dua Bandar yang di tangkap dan di proses hukum, namun karena vonis yang cuma beberapa bulan akhirnya bandar-bandar ini sudah bebas. (ren)

Anak - Anak Berkebutuhan Khusus Bakal Unjuk kebolehan Di Sidang Paripurna HUT Propinsi Sulut

Komentar.co.id Manado - Rapat paripurna istimewa DPRD Sulut dalam rangka Peringatan HUT Propinsi Sulut ke 53 yang akan digelar Senin 24 September mendapat perhatian khusus Sekwan Bartolomeus Mononutu, SH. 

Salah satunya anak-anak berkebutuhan khusus yang akan tampil mengisi acara dalam kegiatan tersebut.

“  Anak-anak kita ini sudah dijadwalkan untuk ikut mengisi acara di ruang paripurna nanti. Begitupun untuk tempat duduk mereka sudah disiapkan tempat khusus di samping luar sayap kanan gedung. 
Mereka akan menghibur para tamu bahkan semua yang hadir di gedung DPRD, “ jelas Mononutu saat memantau sejumlah persiapan Kamis, (20/9-2018).  

Lanjut Mononutu mengingat kegiatan tersebut bakal dihadiri ribuan undangan, pihak sekretariat berusaha mengantisipasi hal-hal yang bisa mengganggu kenyamanan, termasuk pengaturan parkir kendaraan.

“ Nantinya bagi kendaraan pejabat eselon III dan IV akan diarahkan ke lahan Paradise Product Promotion yang berada tepat di depan kantor DPRD Sulut untuk mengantisipasi  kemacetan yang mengganggu kenyamanan pengguna kendaraan lainnya.” terang Mononutu. (stem)

Bupati Tetty Hadiri Rakernas Akutansi Dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2018

Komentar.co.id Jakarta - Bupati Minahasa Selatan DR.Christiany Eugenia Paruntu, SE didamping Kaban Keuangan Danny Kaawoan menghadiri rapat kerja nasional (rakernas) akutansi dan pelaporan keuangan pemerintah tahun 2018 Kamis, (20/9-2018) di gedung Dhanapala Kementrian Keuangan RI dengan tema “ Pengelolaan keuangan negara yang sehat untuk Indonesia yang kuat".

“Rakernas ini diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan kualitas manajemen negara untuk mendukung kemajuan menuju Indonesia yang lebih sejahtera, serta untuk meningkatkan sinergi pemerintah pusat dengan pemerintah daerah” terang  Bupati Tetty melalui Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Minsel Henri Palit, SH.

Lebih lanjut menurut Palit yang juga  Plt. Kasat Pol PP Minsel mengatakan Rakernas ini diikuti gubernur, Bupati/Walikota serta Kepala Dinas/Badan Keuangan yang ada di daerah masing-masing.

Yang menarik lanjut Palit, keikut sertaan Bupati CEP dan DK menjadi magnet tersendiri, manakala saat tiba bupati, menjadi perhatian khusus peserta lainnya.

“ Ibu Bupati menjadi bintang dan dapat perhatian dari pemerintah pusat dalam kegiatan ini,” kata Palit. (ren). 

Perjuangkan Ruas Jalan Mopolo-Kalait, Felly Runtuwene : Saya Minta Titik Nol-nya Dari Kecamatan Ranoyapo

Komentar.co.id Manado - Pembangunan infrastruktur jalan Propinsi menuai sorotan anggota Banggar DPRD Sulut Felly Runtuwene yang dinilainya tidak merata. Legislator Dapil Minsel-Mitra ini meminta Pemprov Sulut tidak hanya memfokuskan perbaikan  jalan di Kabupaten Mitra, sementara Kabupaten Minahasa Selatan terkesan dianaktirikan. 

Hal tersebut  disampaikan Politisi Nasdem ini  saat rapat sinkronisasi anggaran perubahan tahun 2018 antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut bersama tim TPAD Pemprov Sulut yang dipimpin langsung Sekprov Edwin Silangen, Senin (17/9).

“ Anggaran kemarin sebesar kurang lebih 7 Milyar untuk perbaikan jalan, itu sudah masuk di Kabupaten Minahasa Tenggara. Saya minta untuk tambahan anggaran proyek Kalait-Lobu sebesar 1,7 milyar digunakan untuk perbaikan ruas jalan di kecamatan Ranoyapo,  titik nol-nya ada di Minsel karena kemarin itu anggaran perbaikan jalan tidak ada sepeserpun masuk di Minsel, “ tegas Felly.

Pernyataan Felly sangat beralasan mengingat ruas jalan penghubung antara dua kabupaten yakni Minsel dan Mitra saat ini kondisinya rusak  parah akibat longsor yang menutupi ruas jalan yang dilalui 4 desa yakin Mopolo, Powalutan,  Beringin dan desa Kalait.

“ Kemarin masyarakat senang saja kan, ada sekita 14 milyar untuk ruas jalan itu. Nanti begitu kita sampaikan kepada dinas PU, sangat disayangkan saat reses di depan masyarakat yang ada di kecamatan Ranoyapo mereka sangat kecewa, ternyata  itu memang nama ruas jalannya saja  tetapi proyeknya tidak melalui situ, karena titik nolnya tidak jelas dimulai dari mana. Lebih jelaslah dan transparan dari mana titik nol itu, jangan ngambang gitu lho. “ ucap ketua Fraksi Restorasi untuk Keadilan (RNK) DPRD Sulut ini.

Sementara itu kepala dinas PU Sulut Steve Kepel saat dikonfirmasi mengatakan anggaran sebesar 1.7 milyar akan diprioritaskan   perbaikan sejumlah titik yang mengalami kerusakan yang ada di sepanjang ruas jalan Mopolo-Kalait.

“ Mengingat anggaran ini terbatas maka  akan difokuskan dulu  untuk perbaikan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan. Nantinya untuk pelebaran jalan akan dianggarakan dalam tahun anggaran berikut yakni APBD induk 2019,” pungkas Keppel. (stem)  

Usai Berdebat Dengan Angouw, Felly Tinggalkan Ruang Paripurna


Komentar.co.id Manado –  Sidang paripurna DPRD Sulut Jumat (14/9-2018) dengan agenda Buka/tutup masa persidangan II tahun 2018 dan pembukaan masa sidang ke III tahun 2018,  Penyampaian laporan hasil reses serta Laporan Kinerja alat Kelengkapan Dewan diwarnai perdebatan antara Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan Ketua Fraksi Restorasi Nurani Untuk Keadilan Felly Runtuwene terkait penjelasan Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengenai Ranperda APBD Perubahan 2018..

Felly menginterupsi adanya penyampaian Gubernur yang kemudian ditindak lanjuti dengan pemandangan umum fraksi-fraksi. Hal tersebut menurut Politisi Nasdem ini dianggap sesuatu yang baru dan tidak biasa.

“Ini sesuatu yang baru bagi kami karena sesuatu yang tidak biasa. Kami baru mendengarkan penjelasan bapak Gubernur kemudian langsung dilanjutkan dengan pemandangan umum fraksi. Dari dua hari saya masi menanayakan kegiatan di DPRD,  saya masih tanya kegiatan yang sudah masuk. 
Dari staf Fraksi  mengatakan ada pandangan Fraksi. Saya bilang pandangan fraksi apa? Mereka tidak bisa menjelaskan. Kemudian dua hari terakhirini tidak ada penjelasan apa-ap.Tadi juga saya datang saya diserahkan pandangan fraksi yang bukan saya buat. Saya minta penjelasan pimpinan kalau ini menyangkut  PP 12 tahun 2018 di pasal mana menjelaskan ketika  diberikan penjelasan gubernur kami langsung memberikan tanggapan saat itu juga, mohon dijelaskan, terima kasih,” kata Felly Runtuwene.

Andrei Angouw sebagai Ketua DPRD Sulut sekaligus yang memimpin rapat paripurna tersebut pun mengatakan bahwa aturan tata tertib sesuai PP 12 Tahun 2018 yakni pembicaraan tingkat I, pertama adalah penyampaian dari gubernur, kedua pemandangan umum fraksi-fraksi, ketiga tanggapan gubernur dari pemandangan umum fraksi-fraksi.

“Nah, penyampaian dari pemerintah provinsi ini sudah masuk sejak beberapa hari lalu dan sudah disampaikan kepada fraksi-fraksi, fraksi lain juga sudah menerimanya dan minta fraksi-fraksi menyiapkan pemandangan umum masing-masing,” terang Angouw.

Merasa tidak puas atas penjelasan Angouw, Felly-pun membacakan beberapa pasal dalam PP 12 tahun 2018 sambil menegaskan sikapnya tidak mengada-ada.
Dirinya pula menegaskan, bahwa ia terus melakukan komunikasi dengan salah satu pimpinan dewan.

“Minta maaf pimpinan, kemarin saya masih bicara dengan salah-satu pimpinan dan masih menunggu. Minta maaf ini tidak mengada-ada,” ungkap dia.
Ketua DPRD Andrei Angouw menyambut perkataan Felly Runtuwene mengatakan, bahwa yang dibacakan Felly Runtuwene adalah artikel yang menjelaskan PP 12 tahun 2018.

“PP 12 itu ada 137 pasal, saya jelaskan pasal 9 mengenai pembahasan APBD, pembicaraan tingkat I meliputi kegiatan yakni penjelasan kepala daerah dalam rapat paripurna mengenai ranperda, pemandangan umum fraksi, tanggapan atau jawaban kepala daerah terhadap pemandangan umum fraksi, itu yang kita lakukan hari ini,” tegas Ketua DPRD Sulut ini.

Lagi, Runtuwene mempertanyakan dasar fraksi-fraksi langsung menyampaikan pemandangan umum ketika Gubernur baru saja menyampaikan penjelasan Ranperda.

“Pertanyaan saya jelas sekali bahwa ini mekanisme baru, dasar apa bisa langsung menyampaikan (pemandangan umum), bapak Gubernur baru menyampaikan (penjelasan Ranperda),” sembur Legislator dari dapil Minsel-Mitra ini.

Mendengar pertanyaan Felly Runtuwene bertubi-tubi  Angouw terlihat sedikit emosi bahkan dirinya menghimbau agar Felly Runtuwene lebih rajin hadir  agar dapat mengikuti seluruh agenda DPRD Sulut dan tidak ketinggalan informasi.

“Dasarnya dari jadwal Banmus materi sudah disampaikan dari beberapa hari lalu, karena ibu Felly nda maso-maso kantor makanya ibu Felly nda tau, fraksi-fraksi lain sudah siap,” ucap Angouw.

Sadar dengan situasi di rapat paripurna, bahkan di hadapan Gubernur, dua anggota dewan lain yaitu Edwin Lontoh dari Partai Demokrat dan Amir Liputo dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pun turut memberikan penjelasan lewat interupsi.

“Untuk meluruskan saja, kalau mengenai ini yang kemarin kita ada rapat Banmus, jadi bukan mekanisme yang baru atau seperti apa, sama, waktu itu Banmus serahkan ke pimpinan untuk mengagendakan rapat paripurnanya. Jadi, saya rasa juga teman-teman selain seperti kami juga Fraksi Demokrat sudah menerima rancangan tersebut maka kami sudah menyiapkan pemandangan umum fraksi,” tutur Edwin Lontoh.

Sedangkan Amir Liputo mengatakan, agenda rapat paripurna penjelasan Gubernur, pemandangan umum fraksi-fraksi dan tanggapan Gubernur diputuskan pada rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Sulut.

“Tentu di ruangan ini kita semua punya hak bicara menyampaikan pendapat. Perlu saya ingatkan bahwa agenda ini tidak akan terlaksana kalau tidak ada pertemuan pimpinan fraksi dan pimpinan DPR. Semalam kami menelepon Ketua DPRD mempertanyakan bahwa ini sudah dijadwalkan, dan di Banmus sudah dibicarakan diserahkan pada pimpinan. Karena ini ada miskomunikasi, khusus kami Fraksi Amanat Keadilan, dari awal kita mengikuti maka kami mempersiapkan karena kami sudah menerima (bahan) dari tiga hari lalu,” kata Amir Liputo memperkuat pendapat Andrei Angouw dan Edwin Lontoh.

Tak lama setelah melakukan interupsi, Felly Runtuwene terlihat meninggalkan ruang paripurna tanpa menunggu pandangan Fraksi Restorasi Nurani Untuk Keadilan yang disampaikan anggota Fraksi Norry Supit.(stem*)


Polres Minsel Ciduk Dua Orang Tersangka Pelaku Judi Togel

Komentar,co.id Amurang - Polres Minahasa Selatan, melalui satuan reskrim mengamankan 2 (dua) pelaku judi togel, yaitu ET (Elisa), 65 tahun; dan JT (Jolly), 49 tahun, kedua duanya adalah warga Kelurahan Bitung, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Kamis malam (13/09/2018) sekitar pukul. 22.00 wita. 

Kasat Reskrim AKP Arie Prakoso, SIK, saat dikonfirmasi pada Jumat pagi (14/09) di ruang kerjanya mengatakan bahwa, Awalnya tim mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya praktek judi togel, kemudian setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan akhirnya kami berhasil mengamankan 2 (dua) orang tersangka yaitu ET dan JT, keduanya warga Kelurahan Bitung, Amurang, “ungkap Prakoso. 

Dari tangan para tersangka, Polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp. 330.000, kertas syair, kupon togel, dan buku rekapan. 

Disisi lain  Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, sudah membuktikan ungkapannya kepada awak media, secara tegas menyatakan  jajaran polres hingga saat ini tetap berkomitmen dalam upaya pemberantasan segala jenis penyakit masyarakat seperti praktek judi togel.

“ Kami sudah mengamankan kedua pelaku tersebut, dan kami akan terus mencari benang merah yang selama ini sudah terputus karena ini merupakan  dalang dari penyakit masyarakat. Saya berharap selain  melibatkan instansi terkait, diharapkan juga kepada seluruh awak media untuk bisa membantu. Saya memberi apresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada warga yang pro aktif memberikan informasi terkait dengan praktek perjudian yang sudah meresahkan masyarakat ini, “pungkas Winardi. (ren)

Dipecat Sebagai Kader PKPI, Jurnalis Senior Ini Bakal Gantikan Posisi Bart Senduk Di DPRD Sulut


Wakil Sekretaris DPP PKPI Sulut Jelly Wensy Siwi
Komentar.co.id Manado- Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) Sulut telah mempersiapkan nama pengganti Bart Senduk di DPRD Sulut pasca pemecatan dirinya dari keanggotaan partai diikuti  surat usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) yang diajukan  melalui Sekretaris DPRD Sulut pekan lalu.

Nama Herly Umbas yang juga salah satu wartawan senior ini digadang-gadang menggantikan kursi yang selama ini diduduki Senduk

Hal tersebut diungkapkan  Wakil Sekretaris DPP PKPI Sulut Jelly Wensy Siwi kepada wartawan Jumat (14/9-2018) di kantor DPRD Sulut saat melakukan konfirmasi terkait tindak lanjut surat usulan PAW.

“ Jadi hari ini PKPI telah melakukan konfirmasi terkait dengan surat yang dilayangkan PKPI atas usulan pergantian antar waktu saudara Bart Senduk untuk digantikan oleh Herly Umbas sebagai peraih suara nomor urut dua pada Pemilu 2014 lalu dari Dapil Minahasa Tomohon. Saya telah menemui langsung  pak Mononutu selaku sekretaris DPRD, surat usulan PAW sudah diterima dan telah disampaikan kepada Ketua Dewan. Beliau menjamin proses ini berjalan sesuai regulasi PAW,” kata Jelly Wensy Siwy usai menemui sekretaris DPRD Bartolomeus Mononutu, SH.

Meski demikian dirinya berharap Sekretariat Dewan segera  menindak lanjuti usulan dari Partai PKPI dengan mengacu pada tatib PP no. 12 tahun 2012 pasal 101 tentang pedoman DPRD yang didalamnya mengatur regulasi PAW dari anggota dewan, serta  UU no 23 tahun 2014 pasal 193 mengatur tentang proses PAW diselesaikan dalam waktu seminggu kemudian  diajukan ke Gubernur selaku pejabat perwakilan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri.


“ Artinya prosesini dilakukan sesuai tahapan dengan waktu yang normal seperti diatur dalam Tata tertib dan Undang-undang. Karena akan sangat rugi jika proses PAW ini terkesan diperhambat  akan berpengaruh signifikan kepada masyarakat terkait penyerapan aspirasi. Begitupun kerja komisi maupun lembaga dewan secara keseluruhan.,” terang JWS sapaan akrabnya.

Ditegaskannya kembali posisi Bart Senduk dalam keanggotaan Partai PKPI Sulut sudah dicabut melalui  surat pemecatan berdasarkan sejumlah catatan serta alasan teknis internal Partai dikarenakan Senduk dianggap tidak sinkron lagi dengan kinerja maupun anggaran dasar serta anggaran rumah tangga Partai. (stem)


 
Support : komentar.co.id | Jmanado IT | HH
Copyright © 2015. Komentar Manado - All Rights Reserved
By Creating Website Manado IT Admin
Proudly powered by Server Google