HOKIO SEBUT PT MSM/TTN PEMBOHONG BESAR

HOKIO SEBUT PT MSM/TTN PEMBOHONG BESAR

Minggu, 29 September 2019

BITUNG KOMENTAR- Salah satu masyarakat Kelurahan Pinasungkulan, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, sebut PT MSM/TTN Pembohong.  Ini akibat managemen perusahaan ingkar janji kepadanya.

"Iya, PT MSM pembohong, selama ini cuma janji belaka, sejak 29 Desember 2018 sampai saat ini kami menunggu janji ganti rugi sesuai kesepakatan bersama yang katanya PT MSM akan merenofasi rumah kami rusak akibat proses Blasting/peledakan dengan syarat memasukan rincian anggaran membangun rumah. persyaratan rincian sudah kami berikan.  PT MSM Pembohong besar," Sebut Ferdinand Tampa alias hokio kepada Komentar.co.id ketika melakukan kunjungan dirumahnya.

Lanjut Hokio, sebelumnya pada tanggal 28 Desember tahun 2018 telah ada kesepakatan ganti tugi sebesar 30 juta dan renofasi rumah oleh pihak PT MSM, disaksikan oleh dari pihak Kelurahan dan Kepolisian, pada tanggal 29 Desember pihak MSM memberikan uang tunai 30 tersebut, namun perjanjian renovasi rumah sampai sekarang tidak terealisasi.

“Jadi kami anggap PT MSM adalah pembohong alias pembodohan. Sejak kejadian 27 Desember sampai saat ini kami belum dapat hak resenovasi rumah sesuai kesepakatan, hampir setahun kami menahan dengan kondisi rumah masi bolong ketika hujan air masuk dalam rumah," jelas Hokio, Minggu (29/9/2019).

Okio menuturkan, Secepatnya segera penuhi janji PT MSM sesuai kesepakatan tahun lalu,“Kiranya PT MSM jangan anggap remeh kami keluarga sebagai masyarakat asli Kelurahan Pinasungkulan. Apabila janji manis tidak terlealisasi kami tidak segan-segan menempuh jalur hukum,” sebutnya kesal.

Diketahui, akibat kegiatan blasting/peledakan yang dilakukan oleh PT. MSM/TTN pada 27 Desember 2018 kira kira Pukul 12:40 merusak salah satu rumah warga Keluarga Tampa,  akibat batu terbang seberat 2kg berdiameter 25cm menembus merobek atap rumah dan menghancurkan lantai kemudian terpantul menghancurkan lemari dan hampir memakan korban seorang nenek yang pada saat itu melintas melewati dimana jatuhnya batu tersebut. (Ivan)


Bersambung.....