Notification

×

Iklan

Iklan

Inovasi Tanpa Batas: drg. Jeand'arc Senduk-Karundeng Ungkap Potensi Ekonomi Kreatif

Jumat, 31 Mei 2024 | 13:23 WIB Last Updated 2024-05-31T05:23:54Z


TOMOHON KOMENTAR - Dalam rangkaian kegiatan Kota Kreatif Tomohon yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kota Tomohon di Wise Hotel pada tanggal 30-31 Mei 2024, drg. Jeand'arc Senduk-Karundeng, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), menyampaikan materi penting mengenai "Ekonomi Kreatif: Ciri-ciri, Jenis, dan Manfaatnya bagi Negara Indonesia". Jumat (31/05)


Dalam pemaparannya, drg. Jeand'arc menjelaskan bahwa ekonomi kreatif, atau ekraf, telah menjadi elemen penting dalam era digital ini. "Berbagai bisnis kini mengutamakan konsep kreatif, yang tidak hanya memudahkan masyarakat tetapi juga mengintensifkan kreativitas," ujar drg. Jeand'arc. Ia menambahkan bahwa perkembangan ekonomi telah sampai pada tahap di mana kreativitas menjadi pusat pengembangan, yang memerlukan adaptasi dan inovasi berkelanjutan.


Ekonomi kreatif di Indonesia mulai dikembangkan sejak tahun 2006 pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Perkembangan ini terus berlanjut dan menjadi bagian integral dalam pembangunan ekonomi nasional.


Drg. Jeand'arc menjelaskan beberapa ciri utama ekonomi kreatif yaitu, Kreasi Intelektual yang Memerlukan kreativitas dan keahlian di setiap sektor. Mudah Diganti yaitu, Inovasi harus selalu dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Distribusi Langsung dan Tidak Langsung yaitu, Berdasarkan kebijakan perusahaan dan kebutuhan konsumen. Kerja Sama yaitu, Kerja sama antara pengusaha dan pemerintah sangat penting. Berbasis pada Ide yaitu, Ide menjadi elemen utama dalam menciptakan inovasi. Dan Tidak Memiliki Batasan yaitu, Kreativitas dan inovasi tidak memiliki batasan yang pasti.


Lebih lanjut, drg. Jeand'arc juga memaparkan beberapa jenis ekonomi kreatif yang berkembang di Indonesia, di antaranya, Periklanan yaitu, Layanan iklan melalui berbagai media. Kerajinan yaitu, Penciptaan dan distribusi produk kerajinan dengan nilai estetika tinggi. Penerbitan dan Pencetakan yaitu, Penerbitan buku, jurnal, surat kabar, dan media cetak lainnya. Layanan Komputer dan Perangkat Lunak yaitu, Pengembangan teknologi informasi dan aplikasi.


Dalam penutupannya, drg. Jeand'arc menegaskan manfaat ekonomi kreatif bagi Indonesia, seperti memudahkan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, menciptakan lapangan kerja, dan menginspirasi lahirnya bisnis baru yang berbasis kreativitas dan inovasi.


Dengan mempelajari ekonomi kreatif, kita dapat memahami dampaknya yang signifikan tidak hanya bagi masyarakat tetapi juga bagi negara. Drg. Jeand'arc mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial.


Kegiatan Kota Kreatif Tomohon ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi masyarakat dan para pelaku usaha untuk lebih mengapresiasi dan mengembangkan ekonomi kreatif di daerah mereka.

×
Berita Terbaru Update