Notification

×

Iklan

Iklan

Mantan Jaksa KPK Jabat Kajari Bitung. AMAK Dukung Kejaksaan Tuntaskan Kasus Korupsi

Selasa, 25 Juni 2024 | 23:18 WIB Last Updated 2024-06-25T15:18:41Z
Pelantikan Kajari Bitung Oleh Kajati Sulut (Foto:Istimewa).


BITUNG KOMENTAR, Kepala Kejaksaan Negeri Bitung mengalami pergantian. Jaksa Dr. Yadyn SH.,MH, resmi menggantikan Jaksa Fauzal SH, yang kini mengemban jabatan baru sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) di Kejati Kepulauan Riau.


Jaksa Yhadin dilantik di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara, oleh Kepala Kejaksaan Tinggi, Dr Andi Muhammad Taufik SH MH CGCAE,  Kota Manado, Senin (24/6).


Kajari Bitung Dr. Yhadin S.H., M.H dikenal alumni fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi, dan pernah menjadi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehingga pernah menangani sejumlah perkara yang menyita perhatian publik.


Kepala Seksi Intelijen Kejari Bitung, Orchido Belamarga SH menjelaskan, pelantikan itu dilaksanakan menindaklanjuti Surat Keputusan Jaksa Agung RI nomor KEP-IV-523/C/05/2024 dan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 121 tanggal 21 Mei 2024. 


"Pak Kajari Bitung dilantik oleh Pak Kajati Sulut dalam upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan eselon II dan eselon III di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara," jelas Orchido kepada Media.

 

Pelantikan Kepala Kejaksaan Negeri Bitung yang baru, mendapatkan apresiasi dari sejumlah kalangan. Berbagai elemen masyarakat berharap, ,sepak terjang Kajari Bitung sebagai penyidik KPK memberikan dampak bagi penegakan Hukum di Kota Bitung. 


Ketua Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK) Sulut Sunny Rumawung mengatakan, kami mengapresiasi Kejaksaan yang melakukan penyegaran. Namun banyak pekerjaan rumah, yang harus diselesaikan. Secara khusus, Dia menantang Kajari Baru untuk Eksekusi Terdakwa Kasus Korupsi di Kota Bitung.


“Kami menyambut baik kedatangan Kajari, bertugas di Kota Bitung. Hanya saja kami juga meminta ataupun mendesak kepada  Kajari, untuk serius menuntaskan kasus korupsi yang sementara ini diusut pihak kejaksaan Bitung. termasuk dengan mengeksekusi para terdakwa yang kasus korupsinya telah Inkracht bertahun-tahun, tanpa ada keberanian dari Kejaksaan sebelumnya untuk melaksanakan eksekusi”, Kata Sunny (25/6).


AMAK menurut Sunny, Optimis dan percaya bahwa Sebagai Jaksa korupsi yang pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akan mampu menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah tersebut .


Dia juga menegaskan siap bekerja sama dan memberikan data2 kasus dugaan korupsi lainnya asalkan benar-benar diusut tuntas. (**). 


×
Berita Terbaru Update