Notification

×

Iklan

Iklan

Senator Stefanus Liow : Penghapusan THL Kurang Tepat Dan Strategis

Selasa, 14 Juni 2022 | 11:29 WIB Last Updated 2022-06-14T03:29:12Z

 


                                         

MINSEL KOMENTAR - Aturan dan kebijakan pemerintah pusat melalui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI untuk menghentikan atau menghapus Tenaga Non ASN atau Tenaga Harian Lepas (THL) dilingkungan pemerintah, termasuk di daerah saat ini adalah terbilang kurang tepat dan strategis.

Hal ini disampaikan Anggota DPD RI Ir. Stefanus BAN Liow, MAP.  Senator SBANL alias Stefa sapaan Anggota DPD RI Dapil Sulut Ir. Stefanus BAN Liow, MAP. 


SBANL mengatakan pemerintah pusat bisa saja "berdalil" bahwa surat edaran  tentang status kepegawaian dilingkungan instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sebagai tindak lanjut dari amanat UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Negara. Namun,  disaat ini yang masih merasakan dampak dari pandemi covid-19. 


"Bahkan potensi krisis ekonomi global, maka adalah kurang bijaksana dan populis jika  pemerintah pusat berlakukan penghapusan atau pemberhentian tenaga harian lepas atau honor di daerah. Potensinya akan terjadi peningkatan pengangguran dan kemiskinan yang berdampak pada ekonomi daerah dan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat."ujar Liow.


Bahkan juga penyiapan SDM handal tangguh dan hebat karena masih banyak menggunakan dan membutuhkan tenaga guru honor karena masih terbatasnya ASN baik PNS maupun PPPK.

Senator Stefanus Liow meminta pemerintah pusat untuk tidak memberlakukan kebijakan pemberhentian tenaga honorarium dan menyerahkan kepada kemampuan keuangan dan kebutuham strategis pemerintah daerah."tuturnya.


Senator Stefanus Liow berharap pemerintah pusat menyusun aturan seperti penegasan pola rekruitmen dengan pemenuhan syarat-syarat tertentu dan pembayaran tenaga honorarium,THL harus sesuai UMR,Misalnya secara bertahap merekrut THL untuk menjadi ASN (PNS dan PPPK)."ucapnya.


Lebih lanjut Senator Stefanus Liow mengingatkan kembali agar  pemerintah untuk merekrut THL sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan.

Ditanya wartawan media ini tentang kebutuhan profesi THL, Senator Stefanus Liow mengatakan."diserahkan kepada kebijakan kepada masing-masing daerah.Namun jika bisa mengusulkan."harap Senator.


Ditambakanya,Senator menilai untuk kemajuan daerah, maka perbanyak THL seperti penyuluh pertanian, kehutanan, perikanan, kewirausahaan, selain tentunya tenaga pendidik dan kesehatan. Rekrut sebanyak-banyaknya generasi muda dan berumur produktif dengan memiliki pengetahuan, ketrampilan dan karakter yang baik."tutup Senator SBANL.  (Dotu)

×
Berita Terbaru Update