DPRD IMBAU GURU TIDAK MEMBERIKAN PR KEPADA SISWA

DPRD IMBAU GURU TIDAK MEMBERIKAN PR KEPADA SISWA

Jumat, 04 Oktober 2019
SONNY LELA
MANADO KOMENTAR-DPRD Manado melalui Sonny Lela.S.Sos, kepada komentar mengatakan, sebagaimana penyampaian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, bahwa seluruh guru agar  tidak lagi setiap hari memberikan pekerjaan rumah (PR) bagi murid-muridnya. Apalagi sekarang ini ada yang namanya penguatan pendidikan karakter (PPK).

"Jadi Guru harus lebih kreatif, jangan sedikit-sedikit PR, sedikit-sedikit mencatat. Buku sampai habis,"kata Lela mengutip pernyataan Muhadjir, Jumat (04/10/2019).

Lanjut dikatakan lela, PR berupa matematika atau mata pelajaran lain tidak perlu menjadi tugas pekerjaan rumah (PR). Pelajaran itu katanya, cukup diselesaikan di sekolah. atau sebaliknya, guru harus bisa memberikan PR yang berkaitan dengan nilai-nilai karakter prioritas dalam PPK.

"Dalam PPK, PR itu jangan Matematika. Kalau itu selesaikan saja di sekolah. Jadi PR-nya harus memiliki nilai karakter gotong royong, Misalnya siswa dikasih PR berkunjung ke teman-temannya yang sakit, atau berkunjung ke panti asuhan, atau ikut kerja bakti di lingkungan rumah atau sekolah. Itulah PR dalam PPK. Ada nilai gotong royong dan rasa solidaritas. Sekolah atau guru harus inisiatif memberikan PR seperti itu dalam PPK," katanya lagi.

Lela kemudian menjelaskan, bahwa dalam PPK, nilai karakter prioritas yang dimaksud ada lima yaitu,  religius, nasionalis, integritas, gotong royong, dan mandiri.

Dia juga mengimbau guru agar bisa menanamkan sikap toleransi antar umat beragama kepada siswa. agar siswa belajar menghormati perbedaan, mengingat bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragam atau majemuk.

Dia menuturkan, penerapan PPK di sekolah harus menggunakan metode School Based Management, atau Manajemen Berbasis Sekolah, karena menurut dia, Manajemen Berbasis Sekolah akan memerkuat ekosistem pendidikan, mengingat sekolah adalah sentral atau pusat. Sedangkan lingkungan sekitar dijadikan sumber-sumber belajar (learning resources).

"Semua aktivitas belajar siswa, baik yang berada di sekolah, masyarakat, maupun keluarga harus dimanajemeni oleh sekolah. Jadi sekolah harus bertanggung jawab atas semua kegiatan siswa," tegasnya.

Dia menambahkan, salah satu tugas sekolah adalah mengarahkan anak-anak dalam penerapan PPK di luar sekolah sebagai bagian dari kegiatan belajar mengajar.

Sekolah juga diminta mengedukasi lingkungan sekolahnya, dan melihat potensi apa saja di lingkungan sekolah yang bisa menjadi sumber belajar siswa. (jose)