PEMPROP SULUT SETUJU PROGRAM REVITALISASI PERPUSTAKAAN

PEMPROP SULUT SETUJU PROGRAM REVITALISASI PERPUSTAKAAN

Rabu, 18 September 2019


SULUT KOMENTAR.  Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Sulawesi Utara, Yanny Lukas, SPi, MSi. Mendukung penuh dilakukan Revitalisasi Perpustakaan untuk lebih menarik minat masyarakat datang di perpustakaan.

Dukungan ini disampaikan Yani Lukas, mewakili Gubernur, saat membuka Sosialisasi Pengembangan Program Revitalisasi Daerah, Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial oleh Perpustakaan Nasional RI di Manado selama 3 hari (18 s/d 20/9-2019).

Lanjutnya, diberi apresiasi buat Perpusnas RI atas pelaksanaan kegiatan ini. Kunjungan Perpusnas kali ini sangat berbeda dari kegiatan sebelumnya, karena terkait Revitalisasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.


Diakuinya,  selama ini perpustakaan dipandang sebelah mata, karena kondisi dan fasilitas telah kadaluaras bahkan infrsatruktur yang adatidak layak lagi. Dirinya sangat bangga mendengar ada perhatian Perpusnas sehingga telah masuk agenda Bapenas.

Perpus tidak sekedar tempat baca buku, saat ini menjadi peluang seluasnya menjadikan perpus sebgai pusat pertemuan masyarakat. (Ada Mall dan restoran, atraksi senian dan kebudayaan) .  Kendalanya Perpus Sulut gedung tidak nyaman danlagi dan kurang layak. Sangat berutung ada perhatian Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, sehingga mulai melakukan renovasi gedung secara.total kemudian lengkap dengan dasilitas Perpus Digital.

Drs. Sodarto, MSi. Pustakawan Ahli Madia Perpustakaan Nasional, sast membacakan Sambutan Tertulis Ka.Perpus  RI. Drs. Moh. Syarief, MM, dimana kedepan Perpustakaan dapat diakses masyarakat berkebutuhan khusus.  Termasuk masyarakat di wilayah 3T (Terdepan, Tertinggal Perpus menjadi tempat berbagai kegitan tidak hanya urus buku saja.

Dari program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, maka Perusnas akan memfasilitasi Perpus Daerah dengan bantua Komputer bersama software dan Pelatihan SDM serta dasilitasi masyarakat dalam penggunaan perpustakaan.

Pelopor gerakan literasi, berbasis inklusi sosial, memfasilitasi pelatihan masyarakat untuk miningkatkan kwalitas hidup dan kesejahteraan menuju kemandirian ekonomi.

Hadir dalam kegiatan ini dari unsur Akademisi, Kepala Dinas Perpustakan Kab./Kota, unsur Kelurahan dan ASN Perpustakaan dan Arsip Daerah Sulut. (jansen)