"PELANGI NUSANTARA" SEMAKIN MENDEKATKAN MASYARAKAT DENGAN TNI AU

"PELANGI NUSANTARA" SEMAKIN MENDEKATKAN MASYARAKAT DENGAN TNI AU

Jumat, 27 September 2019


MANADO KOMENTAR. "Pelangi Nusantara" secara resmi ditutup oleh Aspotdirga TNI AU Marsda TNI Nasirsyah, MSc. (27/9-2019) di kompleks Pohon Kasih Kawasan Megamas Manado.

Mengawali upacara penutupan, Enam pesawat tempur F 16 Figthing Falcon dengan 2 Kali kecepatan suara milik TNI AU, mempertujukkan kehebatan dalam mengawal udara NKRI dari seragan musuh.

Dalam sambutan Wakil Gubenur yang diwakili Ass. I Sekda Propinsi, Edison Humiang, menyampaikan selamat atas suksesnya pelaksanaan Pelangi Nusantara Proponsi Sulawesi Utara.

Ucapan semalamat kepada peserta yang meraih sukses selama kegiatan ini, dan menjalin persatuan, solidaritas, serta persahabatan sebagai dampak positif pada peserta untuk menambah kwalitas atlit dirgantara Indonesia. Humiang mendorong agar para atlet dirgantara pacu terus rintisan kerja kita untuk prestasi dan kesejahteraan bersama.

Aspot Dirga Marsda TNI Nasirsyah,MSc. Membacakan Sambutan KASAU, Marsekal TNI Yuyu Sutisna, menyamapaikan terima kasih atas tingginya antusias masyarakat Manado dalam berkontribusi sukseskan Pelangi Nusantara.

Hal ini bukti semakin mendekatkan dan pererat hubungan masyarakat dengan TNI AU dalam membangun bangsa, selama 10 hari pelaksanaan Pelangi Nusantara di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Berbagai kegiatan selama 10 hari Pelangi Nusantara yaitu; Dirgantara expo, Demo olahraga dirgantara, Terjun payung Pra PON 2020 Papua yang melibatkan 150 Atlit dari 21 Propinsi dengan 6 nomor pertandingan.

Juga dilaksanakan Seminar Nasional Pertahanan Udara dan Ekonomi Bangsa, Sosialisasi Bela Negara, Lomba Foto Dirgantara.  Rentetan kegiatan ini menjadi sarana wisata dan hiburan bagi masyarakat Kota Manado dan sekitarnya.

Khusus para atlet terjun payung, Nasirsyah mengingatkan, Perjuangan Pra Pon belum berakhir bagi yang Juara. Sebaliknya bagi yang belum Juara hendaknya menjadi titik balik untuk 101 kali bangkit lagi.

Sekali lagi, TNI AU semakin bangga buat masyarakat Sulut, dengan harapan akan lahir insan dirgantara dari Sulawesi Utara.  Percayalah TNI AU siap mengawal NKRI dan menghadapi serangan di udara.



Hasil terjun payung Pra PON Papua 2020, Propinsi Papua Barat keluar sebagai Juara Umum dengan perolehan medali; 3 Emas dan 3 Perunggu.

Turut hadir, Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw, Walikota Manado G.S.V. Lumentut, Dandrem 131/Stg. Brigjen TNI Joseph Robert Giri, Wakil Gubernur Papua Barat Moh. Lakotani ( Ketua FASIDA Papua Barat)

Waspotdirga KASAU Marsma TNI Sembiring Maliala, Pangkosek IV/ Biak Marsma TNI Jorry S. Koloay, Wadankorpaskhas Marsma Yudi  Bustami, dan jajaran TNI AU, Brimob Polada Sulut, Satpol PP serta atlet Pra PON Papua 2020.(jansen)