"JAMBAN" HOTEL DAN RESTORAN DI SULUT MASIH JAUH DARI STANDART

"JAMBAN" HOTEL DAN RESTORAN DI SULUT MASIH JAUH DARI STANDART

Rabu, 18 September 2019
Prof. Dr. Bet Lagarense, MMTour



SULUT KOMENTAR.  Miris, adalah kata yang cocok untuk fasilitas "Jamban" di 50 Hotel dan Restoran yang menjadi sasaran program Gerakan Optimalisasi Dukungan Sadar Kebersihan (ODSK) dalam mempersiapkan Sulut menjadi destinasi Pariwisata Prioritas.

Seperti disampaikan Prof. Dr. Bet El Silisna Lagarense, MMTour, selaku Tiem penilai, dimana kebanyakan "Jamban" atau Rest Room Hotel dan Restoran jauh dari standart kebersihannya.

Namun diakuinya, tidak semua "Jamban"  Hotel dan Restoran jelek, ada beberapa malahan lebih bagus, sesui tingkat Bintang, semakin tinggi maka semakin baik pengelolaannya. Yang didapati banyak "Jamban" tidak disediakan Tisue dan kondisi lantainya tidak bersih dan basah. Jelas Dosen Pariwisata di salah satu Perguruan Tinggi di Manado.

Hasil penilaian nantinya akan diumumkan pada Tanggal 23 September 2019, tepat di Ulang Tahun Propinsi Sulut.  Sebelum dumumkan, pihaknya akan mengecek kembali mereka yang dinilai baik, sebagai bentuk falidasi kebenaran data dicocokan dengan keadaan di Hotel dan Restoran tersebut.

Penilaian meliputi 3 Aspek yaitu; Restoran, Publick Area dan Toilet alias "Jamban".  Tiem penilai 5 Orang ( Ibu Anie Dondokambey,  2  orang Akademisi, 2 Orang Dokter). (jansen)