"FORMI" SULUT DIANAK TIRIKAN PEMERINTAH PROPINSI

"FORMI" SULUT DIANAK TIRIKAN PEMERINTAH PROPINSI

Sabtu, 28 September 2019

Pengurus PLBSI Sulut &  Ketua FORMI Sulut


SULUT KOMENTAR.  Kehadiran Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia ( FORMI) di Sulawesi Utara nampaknya masih dipandang sebelah mata atau seakan dijadikan anak tiri dibanding organisasi keolahragaan yang lain di Sulawesi Utara.

Pengurus FORMI Sulawesi Utara yang diketuai Fanny Legoh, merasa gelisah dengan kondisi FORMI Sulawesi Utara yang seakan - akan tidak mendapat pengakuan keberadaannya di Bumi Nyiur Melambai.

Diakui Legoh, telah beberapa kali menemui Sekertaris Propinsi Sulut untuk menjelaskan dan meyakinkan keberadaan FORMI, sekaligus memohon dukungan penganggaran lewat APBD Propinsi.

Namun hingga saat ini, belum sesen pun dana yang dialokasikan untuk FORMI Sulut, sementara kegiatan organisasi harus berjalan.

Lebih merisaukan lagi, pada Bulan November 2019 mendatang akan ada kegiatan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) Ke 5 Tahun 2019 di Samarinda Kalimantan Timur. Sementara dananya tidak ada.

Permasalahan ini diungkapkan Fanny Legoh, kepada pengurus Persatuan Liong Barongsai Seluruh Indonesia (PLBSI ) Sulawesi Utara,  saat tatap muka bersama di gedung DPRD Propinsi Sulawesi Utara beberapa waktu lalu dalam rangka meminta kepastian keberangkatan ke Samarinda.


Sekertaris FORMI Berkantor di Rumah Kopi


Secara terpisah, Sekertaris Umum FORMI Sulut, juga Ketua IKADIN Sulut, Adv. E.K. Tindangen SH. membenarkan kondisi FORMI Sulut yang dikatakannya " Ketidak seriusan dan kepedulaian Dikpora SULUT untuk memfasilitasi kebutuhan FORMI Sulut.

Selain masalah anggaran operasional organisasi, termasuk anggaran dalam rangka kegiatan FORNAS Ke 5, sama sekali masih Nol besar.  Jadi bagai mana atlet Sulut mau berprestasi kalau kondisi seperti ini yang terjadi, tanya Tindangen.

Ditambahkan Tindangen, sejak 2017 hingga saat FORMI Sulut belum mendapat sentuhan apapun dari Pemerintah Propinsi Sulut.

Lebih tambah bingung lagi, dimana Tanggal 15 Oktober mendatang,
rencananya Ketua Umum FORMI Pusat, Hayono Isman, akan turun di Sulut dengan tujuan menayakan langsung kepada Gubernur Sulut terkait Sekretariat FORMI Sulut,  yang hingga detik ini belum ada titik terang dimana lokasinya yang akan diberikan oleh Pemprop Sulut.  Tinggal FORMI  Sulut satu-satunya  se Indonesia tidak ada gedung sekretariat dan fasilitas pelatihan.

Kepala Dinas Pemuda & Olahraga Propinsi Sulawesi Utara Marcel Sendoh, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa hingga saat ini anggaran untuk FORMI dan kegiatan FORNAS Ke 5 Samarinda belum tertata di APBD didinas yang dipimpinya.

Terkait Gedung Sekertariat FORMI Sulut, pihaknya berjanji akan bantu fasilitasi ke Biro Umum Sekda, agar diberi tempat di Gedung bekas Kantor Dewan yang lama untuk dipinjamkan.(jansen)