ASN Minta Dikeluarkan Dari Finger Scan, Camat Diana "Saya Sudah Menyurat"

ASN Minta Dikeluarkan Dari Finger Scan, Camat Diana "Saya Sudah Menyurat"

Sabtu, 28 September 2019


BITUNG KOMENTAR-Beberapa ASN meminta namanya dikeluarkan dari finger scan Kantor Kecamatan Ranowulu dan meminta agar nama mereka masuk dalam finger scan Kelurahan. Menurut mereka finger scan tersebut menjadi penyebab lemahnya pelayanan kinerja untuk masyarakat.

"ASN yang di tempatkan di kelurahan sebaiknya semua Finger scan di Kelurahan saja, kan di Kelurahan sudah ada finger scan kenapa harus ke Kecamatan.  Agar supaya bisa lebih mudah di kontrol dan lebih efektif, pelayanan prima ke masyarakat dapat dilakukan,"ujarnya, kepada Komentar.co.id meminta namaya tidak dipublis, Sabtu (28/9/2019).

Selain itu, kata dia, mendapat kesulitan apabila ada tetangga sakit, tetangga menikah, famili meninggal dunia, ada kepentingan keluarga termasuk pergi melaksanakan tugas, Karena sesuai aturan, harus datang ke Kantor Kecamatan Ranowulu yang jaraknya sangat jauh dengan jarak Kelurahan melakukan absen lewat finger scan.

"Saya dan ada beberapa teman ASN berdomisili di kelurahan yang jauh, sangat sangat kesulitan dengan finger scan ini, saya berharap finger scan ASN di Kelurahan untuk ASN lainya cepat diberlakulan," ujarnya.

Sementara Camat Ranowulu Diana Sambiran Ketika dihubungi Media ini lewat WhatsApp menjelaskan, semua ASN memang wajib melakukan finger scan di Kelurahanya masing masing, namun masih ada 4 kelurahan menunggu karena belum memiliki finger scan.

"Soal masih ada beberapa ASN di tugaskan di tiap Kelurahan masi melakukan finger scan di Kecamatan, nanti akan di cek ke Kasubag Kepegawaian. Minggu lalu saya sudah menyurat ke Kepegawaian bermohon untuk ASN yang diluar 4 Kelurahan ini boleh dikeluarkan dari finger scan Kecamatan," tutup Sambiran. (Ivan)