KABUPATEN MAYBRAT TERTARIK PETERNAKAN BABI DI MINUT

KABUPATEN MAYBRAT TERTARIK PETERNAKAN BABI DI MINUT

Jumat, 02 Agustus 2019



MINUT KOMENTAR.  Potensi peternakan babi Kabupaten Minahasa Utara menjadi daya tarik pemerintah Kabupaten Maybrat, Propinsi Papua Barat.

Keberhasilan peternakan babi Minahasa Utara membuat Dinas Pertanian Perkebunan & Perikanan Kabupaten Maybrat-Papua Barat, melakukan Studi Banding ke Minut untuk melihat secara langsung pengelolaan peternakan babi di Minut.

Studi banding dipimpin langsung, Stevanus Kocu, S.St.Pi, MSi. selaku Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan & Perikanan Kabupaten Maybrat, dan diterima langsung, Ir. Wangke Karundeng, selaku Kadis Pertanian di Ruang Aula serba guna kompleks Disntanak Minut,  (02/08-2019).



Diakui, Stevanus, kehadiran rombongan Dinas yang dipimpinnya di Minahasa Utara, dalam rangka menyukseskan Visi- Misi Pemerintah Kabupaten Maybrat  disektor Pertanian Peternakan dan Perikanan, khususnya peternakan babi.

Peternakan babi di Maybrat masih dilakukan secara sederhana di kampung-kampung sehingga belum mampu memenuhi permintaan pasar yang sangat tinggi.

Ditambahkannya, tenak Babi untuk warga Maybrat memiliti nilai strategis, karena segala acara dan persoalan dimasyarakat harus diselesaikan secara adat menggunakan babi.  Baik untuk mas kawin, Kematian dan kebutuhan RT.

Selain ternak babi, sektor Hortikultura juga mendapat perhatian tersendiri dari peserta Study Banding.  Mereka sangat tertarik dengan sistem tanam vertikal  hydroponik organik yang memanfaatkan bahan limbah rumah tangga sebagai pupuk organik, dan limbah botol air mineral sebagai media tanam.

Sebelumnya, rombongan dari Maybrat melakukan kunjungan di Balai Besar Bibit Ikan Air Tawar  Tatelu Kecamatan Dimembe.  Dilanjutkan peninjauan lapangan melihat peternakan babi di Kecamatan Kauditan dan lokasi sentra tanaman hortikultura lainnya.

Stevanus, sangat mengapresiasi atas rasa kekeluargaan yang diberikan pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Dinas Pertanian selama melakukan Study Banding. Dalam suasana hubungan emosionil kekeluargaan seperti ketemu saudara lama yang baru ketemu.

Ir. Wangke Karundeng, menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Kabupaten Minahasa Utara sebagai tujuan Study Banding dari saudara kita dari Kabupaten Maybrat.  Diakhir pertemuan diserahkan cendra mata berupa profile Dinas Pertanian Minahasa Utara sebagai referensi pembangunan pertanian di Kabupaten Maybrat. (jansen)