Headlines News :
Home » , , » NANSES MEIKE RAKIAN SEGEL KURSI KE-4 UNTUK GERINDRA DI DAPIL SINGKIL-MAPANGET

NANSES MEIKE RAKIAN SEGEL KURSI KE-4 UNTUK GERINDRA DI DAPIL SINGKIL-MAPANGET

Written By Master Komentar on Kamis, 11 April 2019 | 23:30


MANADO KOMENTAR-Helatan pemilihan legislative (Pileg), yang tinggal menyisakan 6 hari, para Caleg terus memantapkan persiapannya untuk meraih suara sebanyak-banyaknya.
Di daerah pemilihan Singkil-Mapanget, nama Meike Nanses Rakian, Caleg nomor urut 9 dari partai Gerindra, digadang-gadang sebagai salahsatu kontestan yang bakal meraih suara terbanyak, tidak hanya di internal Gerindra.

Hal ini dibenarkan Sekretaris Bapilu partai Gerindra Harris Wonggo. Menurutnya, Meike Rakian adalah figure yang paling tepat untuk diusung masyarakat ke DPRD Manado dari Dapil Singkil-Mapanget.”Saya pastikan, bahwa Meike Rakian mampu merebut satu kursi ke DPRD Manado,”ujar Wonggo kepada komentar,  Kamis (11/04/2019) di Manado.

Sementara itu Nanses Meike Rakian.SH, yang ditemui disalahsatu tempat di Kecamatan Mapanget mengatakan, dirinya siap menghantar pertai Gerindra untuk meraih kursi ke-4 dari 9 kursi yang diperebutkan di Dapil Singkil-Mapanget.
“Kalau pada tahun 2014, partai Gerindra hanya mampu meraih kursi ke-8, maka dengan adanya Line Up Gerindra di Pileg 2019,  saya sangat optimis, bahwa kursi ke-4 menjadi milik Gerindra,”tegas Alumni Fakultas hukum Unsrat Manado ini.

Diceritakan Nanses, 200-san karyawan di perusahaan miliknya, adalah suara yang tidak dapat dibantah oleh siapapun. Dan jika dikali 3, maka suara militan akan mencapai 600.”Data ini tidak bisa dibantah oleh siapapun,”kata Nanses.

Namun begitu katanya, perolehan suara di tanggal 17 April tidak hanya berhenti sampai disana. Wanita yang dikenal sebagai pengusaha Pala dan Kopra ini mengaku, sudah sangat dekat dengan masyarakat sebelum dirinya terjun ke dunia politik. Itu sebabnya diapun meyakini, bahwa konsolidasi yang dilakukannya selama satu tahun terakhir ini, akan berujung pada perolehan suara yang signifikan.

“Saya tidak sedang membandingkan diri saya dengan Caleg Gerindra yang lain. Tapi semua Caleg tentu harus optimis. Saya pernah hendak mencalonkan diri sejak tahun 2009, tetapi karena peraturan menguntungkan nomor urut, maka saya mengundurkan diri. Tapi sekarang adalah waktu yang tepat, dengan diberlakukannya suara terbanyak. Saya harus maju untuk membawa partai Grerindra ke tingkat yang lebih tinggi,”turur Nanses.

Lanjut dikatakan Nanses, 2000-an suara terlalu kecil, jika dibandingkan dengan data yang dia miliki. Saya tidak sedang menakut-nakuti teman sesama partai. Tetapi saya bicara soal data dan fakta, bahwa di tanggal 17 April, satu kursi untuk Gerindra tidak akan lepas,”jelasanya.

Diapun mengaku, bahwa semua Caleg Gerindra memiliki peluang yang sama untuk menjadi yang terbaik, namun begitu katanya, masyarakatlah yang akan menjadi penentu. Sebab siapa yang menabur maka dia yang akan menuai.

 “Jika Tuhan berkenan, maka saya rindu untuk mensejajarkan diri dengan para politisi senior di Singkil-Mapanget, untuk meraih suara terbanyak dari semua partai politik yang ikut dalam Pileg 2019.
Satu lagi yang ingin saya sampaikan, bahwa DPRD bukan tempat saya untuk mencari uang. Lembaga DPRD adalah tempat untuk mengabdi kepada masyarakat dan membangun kota Manado yang tercinta,”tandasnya.(jose)

Share this post :
 
Support : Pedoman Media siber | Jmanado IT | HH
Copyright © 2015. Komentar Manado - All Rights Reserved
By Creating Website Manado IT Admin
Proudly powered by Server Google